Dharmasraya, AsiaPeristiwa.com - Kemunculan seekor satwa liar beruang di perkebunan sawit warga, Jorong Pandaleh, Nagari Sialang Gaung, Kecamatan Kotobaru, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat berapa hari lalu, yang meggegerkan warga, Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Propinsi Sumatera Barat Seksi Konservasi Wilayah 3 perwakilan Sijunjung, Selasa (17/2/2026) melakukan patroli pemantauan satwa liar di daerah tersebut.
Pemerintah Nagari Sialang Gaung dan masyarkat setempat menyampaikan terimakasih dengan hadir Tim BKSDA di lokasi.
Hal tersebut disampaikan Wali Nagari Sialang Gaung Ariyes Gunawan saat ditemui awak media, mengatakan bahwa setiap hari warganya khawatir dengan seringnya melihat beruang. "Dengan adanya kemunculan seekor beruang di perkebunan sawit Jorong Pandaleh, Nagari Sialang Gaung ini, petani selalu ketakutan. Warga kami yang beraktivitas di kebun ini sangat takut dengan kemunculan satwa liar beruang tersebut. Kami selaku pemerintahan Nagari Sialang Gaung, memberitahukan dan menyurati BKSDA Propinsi Sumatera Barat, untuk melakukan kegiatan atau patroli, atas kemunculan beruang tersebut. Alhamdulillah Tim BKSDA telah sampai di sini melakukan pemantauan dan patroli di mana adanya kemunculan beruang tersebut," kata wali nagari.
Dikatakan, pihaknya dari Pemerintah Nagari Sialang Gaung dan masyarakat setempat mengucapkan terimkasih dengan hadirnya Tim BKSDA di lokasi.
Sementara itu, Korlap Tim BKSDA Seksi Konservasi Wilayah 3 Perwakilan Sijunjung, Jumanto mengatakan, dengan adanya laporan dari Wali Nagari Sialang Gaung dengan adanya kemunculan satwa liar itu, pihaknya bersama masyarakat melakukan patroli dan pemantuan keberadaan satwa liar diduga berjenis beruang madu yang meresahkan masyarakat, dalam kegiatan ini kami dari Tim BKSDA dan warga memasuki hutan dan perkebunan sawit warga, tempat kemunculan beruang tersebut.
Dalam kegiatan ini kami melepaskan bunyi bunyian dari meriam karbit dan mercon besar untuk mengusir beruang dari arial perkebunan sawit milik warga untuk kembali ke dalam hutan.
"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati hati dalam melakukan kegiatan apa bila ada penampakan, agar cepat melapor ke pemeritahan nagari dan ke BKSDA," katanya.
Dijelaskannya, selama memantau ke perkebunan warga, ia belum menemukan beruang tersebut berkeliharan di perkebunan sawit warga, kata Jumanto (APC-MSX)
#petani lihat beruang di kebun sawitnya