30.000 Kopdes Bakal Beroperasi Agustus, BPJS Siap Bermitra

30.000 Kopdes Bakal Beroperasi Agustus, BPJS Siap Bermitra
Gedung Koperasi Merah Putih (Foto: IST)

Jakarta, AsiaPeristiwa.com - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menargetkan 30.000 Koperasi Desa/Kelurahan (KopdesKel) Merah Putih direncanakan akan beroperasi Agustus 2026. Salah satu gerai layanan yang akan dibuka di Kopdeskel Merah Putih, yaitu apotek dan klinik desa.

Ini diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kemenkop dengan BPJS Kesehatan. Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi, mengatakan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Nota MoU yang telah ditandatangani antara Menteri Koperasi dan Direktur Utama BPJS Kesehatan pada Desember 2024 lalu.

 

Zabadi menyebut rencana besar pemerintah untuk meresmikan operasional 30.000 Kopdeskel Merah Putih pada Agustus. Diharapkan mampu menyentuh puluhan juta masyarakat desa secara langsung.

 

"Kita hitung rata-rata anggotanya seribu orang tiap Koperasi, minimal ada 30 juta masyarakat desa dan kelurahan yang akan terfasilitasi di tahap pertama," ujar Zabadi, Rabu (8/4/2026).

 

Dijelaskannya, potensi cakupan ini masih sangat luas mengingat terdapat total 83.393 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Jika seluruh wilayah tersebut memiliki koperasi dengan rata-rata 1.000 anggota, terdapat lebih dari 80 juta orang yang harus dipastikan mendapatkan hak layanan kesehatan.

 

Zabadi menekankan koperasi ke depan tidak hanya bergerak di sektor ekonomi, tetapi juga menjadi penyedia akses medis melalui kehadiran apotek dan klinik.

 

"Gerai apotek dan klinik akan menjadi bagian penting. Kami ingin memastikan masyarakat desa bisa mendapatkan akses obat-obatan dan layanan kesehatan melalui apotek Koperasi," ujarnya.

 

Sementara itu Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan bahwa saat ini cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencapai 98 persen dari total penduduk Indonesia.

 

Fokus utama dari kolaborasi ini, kata Prihati, menjaga keberlangsungan program serta memastikan kualitas layanan kesehatan yang merata guna mencegah masyarakat jatuh miskin akibat beban biaya pengobatan.

 

"Hari ini kita melakukan penandatanganan MoU untuk bisa bekerja sama melaksanakan program JKN bisa sampai ke desa, masuk ke ekosistem Koperasi Merah Putih, kemudian ke ekosistem MBG dan SPPG ke daerah-daerah," ujar Prihati. (APC-FM)

#Koperasi Merah Putih